Januari 30, 2026
b1

AC Milan dan Kutukan Striker: Analisis Data, Realita, dan 3 Penyebab Utama Macetnya Produktivitas Gol

HOBI4D –  AC Milan kembali menjadi bahan perbincangan terkait efektivitas investasi mereka pada posisi striker, sebuah masalah panjang yang terasa seperti kisah tanpa akhir. Di balik pencapaian positif dalam beberapa musim terakhir, performa sektor penyerang tengah masih jauh dari standar klub yang pernah melahirkan nama besar seperti Marco van Basten, Andriy Shevchenko, hingga Filippo Inzaghi.

Kesuksesan dalam menemukan penyerang tajam tampak semakin langka meskipun AC Milan tidak sedikit mengeluarkan dana besar untuk menghadirkan nama-nama yang dianggap berprospek tinggi. Perbandingan antara keberhasilan dan kegagalan menunjukkan gap yang signifikan sehingga mengundang evaluasi mendalam.

Pada musim ini, peran lini depan belum memberi dampak signifikan meski AC Milan hanya terpaut dua poin dari puncak klasemen. Rafael Leao dan Christian Pulisic masih menjadi tumpuan kontribusi gol, sementara Santiago Gimenez dan Christopher Nkunku belum mencatatkan gol di liga meski keduanya diboyong dengan nilai total lebih dari €70 juta (sekitar Rp1,2 triliun).

Pertanyaannya bukan hanya mengenai kegagalan individu, tetapi juga mengapa tren ini terus berulang. Apakah AC Milan tidak tepat dalam scouting, atau problem berasal dari faktor sistemik sepak bola Italia?

Catatan Produktivitas Gol AC Milan yang Menurun

Catatan Produktivitas Gol AC Milan yang Menurun

Sudah 13 tahun AC Milan tidak memiliki striker yang mampu mencetak lebih dari 20 gol di Serie A. Nama terakhir yang melampauinya adalah Zlatan Ibrahimovic pada musim 2011/12 dengan 28 gol. Setelah era tersebut, daftar top skor klub tiap musim sebagai berikut:

  • 2012/13: Stephan El-Shaarawy (16 Gol)
  • 2013/14: Mario Balotelli (14 Gol)
  • 2014/15: Jeremy Menez (16 Gol)
  • 2015/16: Carlos Bacca (18 Gol)
  • 2016/17: Carlos Bacca (16 Gol)
  • 2017/18: Patrick Cutrone (10 Gol)
  • 2018/19: Krzysztof Piatek (9 Gol)
  • 2019/20: Ante Rebic (11 Gol)
  • 2020/21: Zlatan Ibrahimovic (15 Gol)
  • 2021/22: Olivier Giroud, Rafael Leao (11 Gol)
  • 2022/23: Rafael Leao (15 Gol)
  • 2023/24: Olivier Giroud (15 Gol)
  • 2024/25: Christian Pulisic (11 Gol)

Carlos Bacca menjadi pemain terdekat dengan 18 gol setelah didatangkan dari Sevilla pada 2015 dengan nilai €30 juta (sekitar Rp517 miliar

AC Milan dan Pertanyaan Besar yang Menggantung

AC Milan dan Pertanyaan Besar yang Menggantung

Jika evolusi false 9 lahir dari Pep Guardiola dan Luciano Spalletti, mengapa hanya Maurizio Sarri yang benar-benar memaksimalkan peran tersebut lewat Dries Mertens di Napoli? Apakah AC Milan terjebak pada tren taktik yang belum sepenuhnya selaras dengan karakter Serie A?

Pada akhirnya, pertanyaan terbesar dalam benak Milanisti tetap sama: siapa penyerang berikutnya? Pertanyaan itu terdengar familiar, seperti bab lama yang terus dibuka kembali.

Hobi4D merupakan salah satu situs permainan resmi yang gampang menang di Indonesia dan memiliki berbagai bonus yang dapat di klaim setiap harinya. Hobi4d juga menyediakan layanan deposit via DANA, OVO, GOPAY, PULSA, BANK, QRIS tanpa potongan sedikitpun. Segera daftarkan akun kamu dan hubungi kami disini:

SOSMED OFFICIAL HOBI4D

Berikut HOT PROMO BONUS HOBI4D :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *